PIDATO

- Metode serta merta atau impromptu, yaitu metode pidato berdasarkan kebutuhan sesaat tanpa persiapan yang cukup memadai. Pembicara berpidato berdasarkan pengetahuan dan kemahiran yang dimilikinya secara apa adanya.
- Metode menghapal, adalah metocle berpidato yang dilakukan dengan penuh persiapan. Naskah yang akan dipidatokan dipersiapkan lebih dahulu kemudian dihapalkan kata demi kata.
- Metode naskah atau membaca, adalah metode berpidato dengan cara membacakan secara langsung naskah yang telah dipersiapkan sebelumnya.
- Metode ekstemporan, adalah metode berpidato dengan cara menuliskan pokok-pokok pikiran yang akan disampaikan kemudian menyampaikan rnasalah yang telah disiapkan dengan kata-katanya sendiri. Pembicara rnenggunakan catatan untuk mengingatkan urutan dan ide-ide penting yang hendak disampaikan.
Secara garis besar, isi
pidato terbagi atas tiga bagian, yakni sebagai berikut:
- Pembuka, berisi ucapan rasa syukur, sapaan kepada pendengar, maksud berpidato.
- Isi, berisi uraian pidato sesuai dengan topik.
- Penutup, berisi harapan, imbauan, kesimpulan, serta ucapan terima kasih.
- Di dalam naskah pidato seringkali diselipkan kalimat-kalimat sapaan untuk pendengar atau tamu yang hadir, di antaranya Hadirin yang berbahagia, Bapak dan Ibu yang saya hormati.
0 komentar:
Posting Komentar